Ideologi, Penumpang, serta Angkutan Kota

  • Jika untuk menghentikan angkot seseorang itu berteriak “KIRI”, maka ia adalah seorang SOSIALIS.
  • Jika untuk menghentikan angkot seseorang itu berteriak “KANAN”, maka ia adalah seorang IDEALIS.
  • Jika untuk menghentikan angkot seseorang itu berteriak “STOP”, maka ia adalah seorang KONSERVATIF.
  • Jika untuk menghentikan angkot seseorang itu menekan bel yang tersedia, maka ia adalah seorang MODERNIS’
  • Jika ia tidak menghentikan angkot itu namun terus meloncat keluar lewat pintu, maka ia mungkin seorang REVOLUSIONER.   (Dalam pikirnya mungkin ia ingat ucapan Mao Zedong, “Sekali revolusi dikobarkan maka tidak ada kata “berhenti!”)
  • Jika ia tertidur terus dalam angkot sampai lupa mau turun dimana, maka ia seorang APATIS atau juga seorang mantan AKTIVIS  yg lelah.
  • Jika ia duduk di depan, sebelah sopir, sambil terus mengomentari apa-apa yang terjadi sepanjang jalan, maka ia seorang OPOSISI.
  • Jika ia bawa sangkar burung yang tertutup kain dan menawarkan burung beo yang ada di dalamnya ke penumpang lain, maka ia adalah PENIPU.
  • Jika ia duduk mendesak kita sambil pura-pura batuk sementara salah satu tangannya merogoh saku belakang celana kita, maka yang gituan mah COPET.  (Hati-hatilah karena ia memangsa buruan seperti serigala, tidak sendiri tapi sering bergerombol)
  • Jika ada seorang ibu muda berkurudung ditemani anak perempuannya yang berumur 3 tahun, kemudian anak itu bilang sambil menunjuk ke arah kita, “Mah itu bapak!” ….. itu mah pengalaman waktu masih kuliah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s