Sedekah

Oleh:  Ahmad Syihabuddin bin Salamah Al Qalyubi

 

Dalam perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah haji,Abdullah bin Mubarak singgah di kota Kufah.  Di kota itu beliau melihat seorang wanita sedang mencabuti bulu itik ditempat sampah.

Dalam hati, beliau merasa bahwa itik itu adalah bangkai.

Lantas beliau bertanya kepada wanita itu, “ Itik itu bangkai atau sudah disembelih?”

Wanita itu menjawab, “Bangkai, yang akan saya makan bersama keluarga.”

Beliau berkata pula, “Bukankah Nabi SAW telah mengharamkan daging bangkai?”

Wanita itu membentak, “Sudah, pergilah kau dari sini!”

Abdullah tetap menanyainya, hinga akkhirnya wanita itu membuka rahasianya.

Ia mengatakan, “Saya mempunyai putera yang masih kecil-kecil, sudah tiga hari mereka tidak makan, sehingga saya terpaksa member mereka daging bangkai ini.”

Mendengar jawaban sedih wanita itu, Abdullah bin Mubaraksegera pergi kembali mengambil makanan dan pakaian, yang diangkut dengan keledainya.  Kemudian beliau kembali ketempat tinggal wanita itu.

Setelahbertemu muka, beliau berkata, “Ini uang, pakaian dan makanan.  Ambilah berikut keledai dan segala yang ada padanya!”

Kemudian beliau tinggal di kota itu karena waktu haji telah lewat.

Akhirnya ketika orang-orang yang telah menunaikan haji pulang kembali ke negeri mereka, maka Abdullah pulang juga bersama mereka.

Setelah tiba di kotanya, orang –orang datang kepada beliau sambil mengucapkan selamat karena telah menunaikan ibadah haji.

Tetap beliau menjawab, “Tahun ini saya tidak jadi naik haji.”

Seseorang menegurnya, ”Subhanallah, bukankah saya telah menitipkan uang saya kepada anda, lalu saya ambil kembali di Arafat?”

Yang lain berkata, “Bukankah anda telah memberi saya minum di tempat anu dulu?”

Dan yang lain berkata pula, “Bukankah anda telah membelikan ini dan itu?”

Abdullah menjawab, “Saya tidak mengerti apa yang kalian katakan, sebab saya tidak jadi naik haji pada tahun ini.”

Pada malam harinya, dikala tidaur, beliau bermimpi mendengar suara gaib yang mengatakan, “Hai Abdullah, sesungguhnya Allah telah menerima sedekahmu dan telah mengutus seorang malaikat menyerupai dirimu untuk melaksanakan ibadah haji sebagai ganti dirimu!”

 


Diketik ulang dari buku terjemahan:

An Nawadir karyaAhmad Syihabuddin bin Salamah Al Qalyubi

Penterjemah Idrus Alkaf, Penerbit Al Bayan 1990, “Membuka Pintu Langit,  Anekdot Sufi”

2014-05-07 18.09.31

 


 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s