Muhammad S.A.W.: Suatu catatan dari catatan

Buku “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History” ditulis oleh Michael Hart dan diterbitkan tahun 1978.  Dalam bukunya itu, Michael Hart menempatkan Nabi Muhammad S.A.W pada urutan ke-1 dari 100 orang yang berpengaruh di dunia sepanjang sejarah manusia. Di susul oleh Sir Isaac Newton dan seterusnya.

Jauh sebelum itu, ada buku berjudul “Famous Men Of Ancient Times” yang ditulis oleh S. G. Goodrich dan diterbitkan pertama kali tahun 1843. Pada buku ini, Nabi Muhamaad ditempatkan pada urutan pertama juga. Setelah itu disusul oleh Belisarius seorang jenderal perang Romawi. Berbeda memang dengan bukunya Michael Hart, orang-orang yang dipilih hanya ada 25 orang. Berlatar belakang militer seperti Attila, Nero, Julius Caesar, Alexander. Socrates, Plato Aristotels, dan Democritus dari golongan fisolof Yunani kuno. Ada Confusius dan Homer juga. Diantara tokoh tersebut tidak ada nama Newton, Gutenberg dan tokoh lain dari dunia sains atau teknologi. Mungkin saat itu belum terasa pengaruh dari mereka dan mereka dianggap masih sejaman dengan penulis.

Michael Hart cenderung netral saat menilai dan menulis tokoh Nabi Muhammad s.a.w. Namun S. G. Goodrich cenderung berprasangka negatif (mungkin karena kekurangan data/informasi). Dalam tulisannya itu, Goodrich menilai bahwa Nabi s.a.w. memulai dakwah pada monoteisme setelah membaca dan mempelajari bibel. Kisah Nabi di gua Hiro yang bertemu dengan malaikat Jibril juga diragukan olehnya. Ia juga menulis bahwa Nabi s.a.w. menyebarkan ajarannya dengan darah dan pedang.

Walaupun begitu, Goodrich mengakui bahwa tokoh Muhammad s.a.w. adalah manusia yang jenius, fasih, agung, dan banyak menaburkan cahaya ilahiah.

Jauh sebelum Goodrich menerbitkan bukunya itu, pemikir Perancis, Voltaire (1694 – 1778), juga pernah menulis naskah drama, “Le Fanatisme ou Mohamet le Prophete”. Dalam drama tersebut, Nabi s.a.w. digambarkan oleh Voltaire sebagai seorang pahlawan yang hipokrit, penipu, tiranis, fanatik agama palsu.

Drama yang ditulis oleh Voltaire itu sendiri sebetulnya adalah sebuah metafora yang dimaksudkan untuk mengkritik kekuasaan saat itu. Namun sampai sekarang naskah itu menjadi kontroversi, apalagi jika dibaca atau dipanggungkan dengan tidak melihat latar belakang dan maksud Voltaire menulis naskah drama tersebut. Kemudian hari, salah seorang yang merasa keberatan dengan drama Voltaire itu adalah pemikir Jerman, Johann Wolfgang Von Goethe (1749 – 1832).

Di luar naskah dramanya, Voltaire mengakui bahwa keberhasilan Nabi s.a.w. dalam menyebarkan ajarannya bukan melalui pedang namun oleh sifat intelektual dan rasional yang superior dalam ajarannya.

Dalam Kamus Filosofisnya yang diterbitkan pada tahun 1764, Voltaire menulis bahwa “Kita tidak dapat mengutuk ajarannya tentang satu-satunya Tuhan. Kata-kata dari surahnya yang ke 122, “Tuhan itu esa, abadi, tidak melahirkan atau diperanakkan; tidak ada yang seperti dia.”, kata-kata ini lebih berpengaruh daripada pedangnya yang menaklukkan Timur”. Voltaire juga mengakui bahwa Nabi s.a.w melarang riba, memerintahkan pemberian sedekah dan berdoa.

-()-

Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”                                                                                        [Al Quran, Al-Ahzaab: 56]                                                                                          

Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” [Hadist Baihaqi]

Buku “Famous Men Of Ancient Times” yang ditulis oleh S. G. Goodrich dapat diunduh di https://www.gutenberg.org/ebooks/52400

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s